Jumat, 25 Desember 2015

MEMBAGI YANG TAK PERNAH TERBAGI



Ada banyak hal yang mempengaruhi orang untuk melakukan pendakian gunung berbagai alasan itu antara lain
1. Refresing sekedar untuk membuang kepenatan
2. Refreshing karena ada sebuah pergumulan
3. Mencari inspirasi
4. Liburan 
5. Terbawa oleh teman.
apapun alasannya itu semua merupakan pengalaman tiap individu. Banyak kali aku temui pendakian gunung dilakukan karena terbawa oleh rekan atau kawan atau bahkan komunitas. 
bagi aku pendakian gunung sekalipun gak aku lakukan sebagai rutinitas namun menjadi sebuah ritual yang acap kali aku lakukan karena sebuah pergumulan.
digunung aku bergumul atas kesunyian hati atas penuhnya suasana pikiran sehingga aku butuh untuk menyepi bergumul pribadi yang mungkin pergumulan itu boleh atau tidak menjadi masalah pribadi yang belum tentu terpecahkan. karena tidak boleh diketahui oleh orang. boleh itu menjadi pergumulan pribadi dengan sang khalik.
tidaklah dipungkiri bahwa di dalam pendakian gunung banyak para pendaki mencari inspirasi bahkan jatidiri. karena dengan lelah dan capek mereka mencari karakter diri . 
digunung juga tidak mendapatkan keindahan alam yang cara mendapatkannya kita mesti bersusah payah bermandikan peluh, berjibaku melawan dingin atau bahkan berperang melawan badai.
aku aktif berpetualang ke gunung berawal tahun 2000 sampai dengan tahun 2006 namun terhenti seiring kesibukan dan pekerjaan. seiring dengan berjalannya waktu pola petualangan mulai berubah dari sekedar gaul, refreshing dan liburan menjadi petualangan untuk sebuah pergumulan. kevakumanku kurang lebih 3 tahun dan tahun 2009 mulailah petualangan itu dimulai kembali. untuk sebuah penemuan jati diri,mencari jawaban yang telah diberi. untuk sebuah petualangan pribadi.

keindahan alam ciptaan sang khalik belum cukup kalau belum mencapai puncak pendakian bahkan belum lega kalau belum menemukan fajar yang merekah dipagi hari.
inilah sisi sebuah petualangan yang mungkin mewakili sebagian pribadi mencari jati diri.
untuk mengahiri tulisan ini inilah sebuah sisi pribadi untuk bertanya kepada sang khalik dimana aku diberi posisi.